UNIVERSITAS
MUHAMMADIYAH SIDOARJO
NAMA : Rizky Ika Putri
FAKULTAS : FKIP/PGSD pagi C
NIM :118620600199
Belajar berhubungan dengan perubahan
tingkah laku seseorang terhadap sesuatu situasi tertentu yang disebabkan oleh
pengalamannya yang berulang-ulang dalam situasi itu, dimana perubahan tingkah laku
itu tidak dapat dijelaskan atau dasar kecenderungan respon pembawaan (buku
Theories of Learning).
Minat merupakan masalah psikis yang tidak dapat dipaksakan, namun hal ini dapat ditumbuhkan. Minat seseorang terhadap sesuatu dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor baik faktor eksternal maupun faktor internal. Kurang minatnya belajar pada anak itu karena kurang menariknya dalam proses belajar disekolah dan dirumah, juga karena disebabkan kurang termotivasinya akan pentingnya belajar sehingga menimbulkan rendahnya prestasi siswa disekolah. Selain itu ada beberapa faktor yang menyebabkan kurang minatnya belajar pada anak, yaitu:
Minat merupakan masalah psikis yang tidak dapat dipaksakan, namun hal ini dapat ditumbuhkan. Minat seseorang terhadap sesuatu dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor baik faktor eksternal maupun faktor internal. Kurang minatnya belajar pada anak itu karena kurang menariknya dalam proses belajar disekolah dan dirumah, juga karena disebabkan kurang termotivasinya akan pentingnya belajar sehingga menimbulkan rendahnya prestasi siswa disekolah. Selain itu ada beberapa faktor yang menyebabkan kurang minatnya belajar pada anak, yaitu:
1. Faktor diri dari dalam anak (Internal)
Rasa malas yang timbul dalam diri
anak dapat disebabkan karena tidak adanya motivasi diri. Motivasi ini
kemungkinan belum tumbuh dikarenakan anak belum mengetahui manfaat dari belajar
atau belum ada sesuatu yang ingin dicapainya. Selain itu kelelahan dalam
beraktivitas dapat berakibat menurunnya kekuatan fisik dan melemahnya kondisi
psikis. Sebagai contoh, terlalu lama bermain atau terlalu banyak membantu
pekerjaan orangtua di rumah, merupakan faktor
penyebab menurunnya kekuatan fisik pada anak. Contoh lainnya, terlalu lama menangis, marah?marah (ngambek) juga akan berpengaruh pada kondisi psikologis anak. Suatu hal yang harus diakui bahwa setiap siswa mempunyai perbedaan dalam berbagai hal termasuk minat belajarnya. Perbedaan minat belajar siswa disebabkan oleh :
penyebab menurunnya kekuatan fisik pada anak. Contoh lainnya, terlalu lama menangis, marah?marah (ngambek) juga akan berpengaruh pada kondisi psikologis anak. Suatu hal yang harus diakui bahwa setiap siswa mempunyai perbedaan dalam berbagai hal termasuk minat belajarnya. Perbedaan minat belajar siswa disebabkan oleh :
a. Pengetahuan dasar
Minat belajar siswa akan dipengaruhi
oleh pengetahuan dasar yang mereka miliki.
Mereka akan berminat pada pelajaran tertentu apabila dirasa
pelajaran itu dirasakan mudah untuk mempelajarinya atau mereka kurang mendapat
hambatan atau masalah.
b. Kemauan
Suatu pekerjaan akan berhasil
apabila orang yang mengerjakan mempunyai kemauan, sehingga dengan sengaja dia
melakukannya. Kemauan yang dimaksud adalah kemauan untuk belajar. Apabila
seorang siswa tidak mempunyai kemauan untuk belajar maka proses belajar
mengajar tidak akan berjalan dengan lancar. Tidak adanya kemauan menghambat
siswa untuk belajar.
c. Perhatian
Apabila ada kemauan untuk sesuatu
maka kemungkinan besar perhatian ditujukan pada hal itu. Perhatian adalah wujud
dari kemauan yang diwujudkan melalui berbagai aktifitas yang berhubungan dengan
kegiatan belajar. Faktor perhatian siswa terhadap mata pelajaran sangat
menentukan keberhasilannya, sebab apabila mereka memperhatikan maka pasti
mereka dengan mudah menguasai apa yang diajarkan. Oleh sebab itulah peranan
guru yang sangat dipentingkan didalam menumbuhkan perhatian siswa terhadap mata
pelajaran yang diajarkan.
d. Kesempatan
Apabila menginginkan apa yang
disajikan itu dapat dimengerti oleh siswa maka hendaknya diberikan kesempatan
kepada siswa agar dapat mengembangkan dirinya, berikanlah kesempatan kepada
siswa agar dapat berperan aktif dalam proses belajar mengajar. Dalam hal ini
dominasi guru lebih diperkecil agar siswa lebih banyak berpartisipasi aktif
didalam kegiatan belajar.
2. Dari Luar Diri anak (Eksternal)
Faktor dari luar anak (faktor
eksternal) tidak kalah besar pengaruhnya terhadap kondisi anak untuk menjadi
malas belajar, karena:
a. Sikap orang tua
Sikap orang tua yang tidak
memberikan perhatian dalam belajar ataupun sebaliknya orangtua terlalu
berlebihan perhatiaannya, membuat anak malas belajar.
b. Sikap
guru
Guru selaku figur atau tokoh teladan
yang dibanggakan, tidak jarang sikap guru di sekolah juga menjadi objek keluhan
siswanya. Ada banyak macam penyebabnya, mulai dari ketidaksiapan guru dalam
mengajar, tidak menguasai bidang pelajaran yang akan diajarkan, atau karena
terlalu banyak memberikan tugas-tugas dan pekerjaan rumah.
c. Sikap teman.
Tidak semua teman di sekolah
memiliki sikap atau perilaku yang baik dengan teman-teman lainnya. Seorang
teman yang berlebihan dalam perlengkapan busana sekolah atau perlengkapan
belajar, seperti sepatu yang bermerk yang tidak terjangkau oleh teman-teman
lainnya, termasuk tas sekolah atau alat tulis, secara tidak langsung dapat
membuat iri teman-teman yang kurang mampu. Pada akhirnya ada anak yang menuntut
kepada orangtuanya untuk minta dibelikan perlengkapan sekolah yang serupa
dengan temannya. Bilamana tidak dituruti maka dengan cara malas belajarlah
sebagai upaya untuk dikabulkan permohonannya.
d. Suasana
belajar di rumah
Bukan suatu jaminan rumah mewah dan
megah membuat anak menjadi rajin belajar, tidak pula rumah yang sangat
sederhana menjadi faktor mutlak anak malas belajar. Rumah yang tidak dapat
menciptakan suasana belajar yang baik adalah rumah yang selalu penuh dengan
kegaduhan, keadaan rumah yang berantakan ataupun kondisi udara yang pengap.
Selain itu tersedianya fasilitas-fasilitas permainan yang berlebihan di rumah
juga dapat mengganggu minat belajar anak. Mulai dari radio tape yang
menggunakan kaset, CD, VCD, atau komputer yang diprogram untuk sebuah permainan
(games), seperti Game Boy, Game Watch maupun Play Stations. Kondisi seperti ini
berpotensi besar untuk tidak terciptanya suasana belajar yang baik.
e. Sarana Belajar
Sarana belajar merupakan media
mutlak yang dapat mendukung minat belajar, kekurangan ataupun ketiadaan sarana
untuk belajar secara langsung telah menciptakan kondisi anak untuk malas
belajar. Kendala belajar biasanya muncul karena tidak tersedianya ruang belajar
khusus, meja belajar, buku, buku penunjang (pustaka mini), dan penerangan yang
bagus. Selain itu, tidak tersediannya buku pelajaran, buku tulis, dan alat-alat
tulis lainnya, merupakan bagian lain yang cenderung menjadi hambatan otomatis
anak akan kehilangan minat belajar yang optimal.
Daftar Pustaka:
Hilgard,Bower.1975.Theories of Learning
andi-mustan.blogspot.com/2010/09/faktor-penyebab-anak-malas-belajar
Hilgard,Bower.1975.Theories of Learning
andi-mustan.blogspot.com/2010/09/faktor-penyebab-anak-malas-belajar
singkat,padat,dan jelas...
BalasHapusbagus artikelnya, lain kali share artikel lagi yaaa ;)
BalasHapustrimakcih cantik
Hapusftonya sangat cantik, jadi point plus buat artikelnya...
BalasHapuspertahankan yaaa..
makacyiii :D
iy trimkcih mbk
HapusKomentar ini telah dihapus oleh pengarang.
HapusKomentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusisi artikelnya pertahankan ika.tapi kalau seumpama ada anak SD yg nggak mau belajar bagaimana?dia kl mau belajar menangis dlu baru mau belajar?
BalasHapuskita cari tahu dulu apa penyebab si ank malas belajr, kalu sudah tahu maka kita dpt membantu si ank agar tdk mls belajr lgi. Si anak akn mudah jenuh apabila belajar terus, jdi guru harus berinovasi dlm memberikan sebuah materi misalnya belajar sambil bermain agar si ank tidak merasa jenuh dan malas belajar
Hapusartikel.x bisa dibuat referensi, mksh.
BalasHapustermkcih mbk
HapusArtkelnya bgus . ,sangat membantu postingannya
BalasHapus:-)
artikelnya bagus, menambah pengetahuan saya. ^_^
BalasHapusBagus mbak rizky ika putri atas referensinya..
BalasHapusbagus sekali.jadi nambah referensi pengetahuan
BalasHapusMenarik banget hasil karya tulisnya
BalasHapusPas bgt bwat dijadikan reverensi
Terus di tingkatkan lagi ea sobat berkaryanya
sipp buat referensi akuh untuk mendidik anak-anakkuh,, :D
BalasHapusjgn lupa kunjungi blogkuh yaaa,, zuuliana.blogspot.com
menarik bgt artikelnya, tapi lebih menarik lagi kalo dikasih solusi mengatasi kurangnya minat belajar anak...
BalasHapusartikelnya bagus buat revensi saat PBM
BalasHapusterus berkarya ya..
wah jadi kita sebagai calon guru harus bisa menarik perhatian siswa agar mengerti akan pentingnya belajar
BalasHapusmasukan untuk lebih mengerti si anak ini, .
BalasHapusbagus artikelnya, :)
sangat bagus untuk menambah wawasan kita..
BalasHapus:)